You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Diklat Capacity Building Gelombang Pertama Resmi Ditutup
photo Doc - Beritajakarta.id

Diklat Capacity Building Gelombang Pertama Resmi Ditutup

Pendidikan dan pelatihan (Diklat) Capacity Building gelombang pertama yang diikuti 47 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/3) resmi ditutup.

Tujuan dari grand simulasi agar tercipta kesatuan dan komitmen untuk sama-sama membangun Jakarta

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta, Budihastuti mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15-17 Maret ini, ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah.  

Sebelum acara penutupan, jelas Budihastuti, peserta yang awalnya dibagi dalam empat kelompok, pada hari terakhir ini digabung menjadi satu untuk mengikuti kegiatan grand simulasi.

30 Tenaga Pendidik di Jakbar Ikut Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

"Tujuan dari grand simulasi agar tercipta kesatuan dan komitmen untuk sama-sama membangun Jakarta," ujar Budihastuti.

Dia menambahkan, pihaknya akan menggelar Diklat Capacity Building gelombang kedua untuk 47 pejabat eselon II, yang akan dilaksanakan pada 19-21 Maret nanti.

"Materi yang akan diberikan nanti sama, yaitu tentang kepemimpinan, kerja sama tim, pendekatan kepada masyarakat, serta simulasi dan diskusi kelompok. Diklat ini mempersiapkan pemimpin yang mampu menggerakan dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk membangun Jakarta dan membahagiakan warganya," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11333 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1285 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1279 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye991 personBudhi Firmansyah Surapati