You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peringati Hari Sedunia, Palyja Hijaukan Rusun Waduk Pluit
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

PAM Jaya dan PT Palyja Gelar Bakti Sosial

Memperingati Hari Air Sedunia 2018, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PAM Jaya menggelar kegiatan bakto sosial dengan tema 'Hijau Rusunku' di Rusun Waduk Pluit, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (22/3).

sebagai bentuk nyata komitmen PAM JAYA bersama Palyja khusunya sebagai tanggung jawab sosial kepada masyarakat

Direktur Teknik PT PAM Jaya, Barce Simarmata mengatakan, kegiatan ini mengajak dan melibatkan masyarakat Rusun Waduk Pluit untuk menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus melakukan penanaman sebanyak 25 pohon pelindung jenis Tanjung dan Ketapang di lingkungan rusun.

“Kegiatan ini dalam rangka peringatan Hari Air Sedunia, sebagai bentuk nyata komitmen PAM JAYA bersama Palyja khusunya sebagai tanggung jawab sosial kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (22/3).

Revitalisasi Danau dan Waduk Dilakukan Bertahap

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Hari Air Dunia tersebut dimulai dengan sosialisasi penggunaan air perpipaan dengan tajuk ‘Mari Berhenti Pakai Air Tanah’ di kediaman Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 21 Maret 2018. Kemudian Program Penghijauan Hijau Rusunku di Rusun Waduk Pluit Muara Baru dan juga Rusun Marunda pada 22 Maret 2018.

“Puncaknya adalah acara Run for Water di Car Free Day Sudirman–Thamrin pada 25 Maret 2018 mendatang,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati