You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rumah Roboh di Kwitang Mendapatkan Bantuan Sosial
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sudinsos Jakpus Distribusikan Bantuan untuk Korban Tembok Roboh

Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat menyalurkan bantuan bagi 63 orang korban tembok roboh di Jalan Kembang V RT 03/02, Kelurahan Kwitang, Senen.

Ada 18 KK dengan 63 jiwa. Kita akan distribusikan bantuan lanjutan jika ada permintaan dari aparat setempat

"Bantuan dasar kita distribusikan pagi ini, langsung kepada yang berhak melalui tenda pengungsi yang kita bagun di lokasi," ujar Susana Budi Susilowati, Kepala Sudinsos Jakarta Pusat, Senin (2/4).

Menurutnya, bantuan kebutuhan dasar tersebut berupa mie instan 20 dus, lauk pauk cepat saji 48 kaleng, minyak sayur dua dus, selimut 20 lembar, terpal 15 lembar, matras 12 lembar dan beras 50 kilogram bagi 18 kepala keluarga atau 63 orang terdampak.

Bantuan untuk Korban Kebakaran Kramat Pulo Telah Disalurkan

"Ada 18 KK dengan 63 jiwa. Kita akan distribusikan bantuan lanjutan jika ada permintaan dari aparat setempat," tandasnya.

Sebelumnya, telah terjadi tembok roboh di Jalan Kembang V RT 03/02, Kelurahan Kwitang, Senen Jakarta Pusat pada Minggu (1/4) sekitar pukul 23.00. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun sembilan rumah terdampak dan mengalami kerusakan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1409 personDessy Suciati
  2. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1072 personDessy Suciati
  3. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye988 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Beri Pendampingan ke Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

    access_time28-04-2026 remove_red_eye914 personDessy Suciati
  5. Peringati May Day, Dinas Nakertransgi Selenggarakan Donor Darah

    access_time27-04-2026 remove_red_eye852 personAldi Geri Lumban Tobing