You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 400 Calon Wirausaha Baru di Sawah Besar Mengikuti Pelatihan OKE OCE
photo Suparni - Beritajakarta.id

400 Calon Wirausahawan di Sawah Besar Mengikuti Pelatihan OK OCE

Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Kota Jakarta Pusat melakukan pelatihan dan pembinaan dalam untuk program One Kecamatan One Centre for Entrepreneurship (OK OCE) di aula kantor Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sebanyak 400 calon wirausahawan ikut serta dalam pelatihan tersebut.

Tujuan utamanya yang jelas menciptakan lapangan kerja baru, makanya selain yang sudah daftar kita akan terus menjaring warga yang berminat

"Ada 400 wirausahawan baru yang sudah mendaftar hari ini. Kita berikan pelatihan dan pembinaan," ujar Clara Sumintaria, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Kecamatan Sawah Besar Sudin KUMKMP Kota Jakarta Pusat, Senin (9/4).

Dikatakannya, nantinya wirausahawan baru untuk berbagai jenis bidang usaha tersebut diharapkan menjadi pedagang yang handal dikemudian hari. Sebab pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan hingga pemasarannya.

11.005 Warga Jakbar Daftar Program OK OCE

"Tujuan utamanya yang jelas menciptakan lapangan kerja baru, makanya selain yang sudah daftar kita akan terus menjaring warga yang berminat," ucapnya.

Sementara itu, Indra (36), warga Kelurahan Kartini, mengaku sebagai pedagang baru ikan hias dirinya ingin usahanya lebih berkembang.

"Harapannya dari belajar ini kita bisa memasarkan secara lebih profesional," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12491 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1380 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1368 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1319 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1026 personBudhi Firmansyah Surapati