You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Hektare Sawah di Rorotan Kekeringan
photo Doc - Beritajakarta.id

Lahan Pertanian di Jakbar Terus Menyusut

Upaya Pemkot Administrasi Jakarta Barat mempertahankan lahan pertanian berupa sawah dan perkebunan di wilayah Kecamatan Kembangan, Cengkareng, Kalideres dan Kebon Jeruk sepertinya sulit terwujud. Pasalnya, lahan pertanian yang ada tiap tahun jumlahnya kian menyusut serta banyaknya lahan yang sudah dimiliki pengembang.

Dari sebelumnya sekitar 600 hektare kini tinggal menyisakan 400 hektare saja

Buktinya, di Kecamatan Kalideres dan Cengkareng yang sebelumnya terdapat lahan persawahan seluas 600 hektare, kini menyisakan 400 hektare saja. Parahnya lagi, dari jumlah itu, 80 persennya sudah dimiliki pengembang.

Kepala Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, Joko Riyanto mengatakan, penyusutan lahan persawahan di Cengkareng dan Kalideres umumnya telah berubah fungsi menjadi perumahan dan ruko. "Dari sebelumnya sekitar 600 hektare kini tinggal menyisakan 400 hektare saja," ujar Joko, Senin (20/10).

Ratusan Hektare Sawah di Rorotan Kekeringan

Untuk mempertahankan areal persawahan, kata Joko, pihaknya telah berupaya mengambil alih lahan dari pemilik lahan yang menjual lahannya. Namun, usaha tersebut selalu terkendala karena harga yang ditawarkan kalah bersaing dengan pengembang yang berani membayar lebih mahal.

Selain itu, hasil panen yang tidak menentu karena serangan hama juga ikut mempengaruhi para petani secara perlahan menjual lahannya.

Kondisi serupa juga dialami petani sayur mayur yang dulunya banyak terdapat di Kecamatan Kembangan dan Kebon Jeruk.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1174 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye922 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye917 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye838 personBudhi Firmansyah Surapati