You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kampung Warna Warni Cegah Aksi Coret-coret Tembok
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Kampung Warna-warni Cegah Aksi Corat-coret Tembok

Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tengah menggalakkan Kampung Warna-warni. Ditargetkan semua kelurahan di wilayah ini bisa menjalankan program tersebut.

Kami mengharapkan agar ada peran serta warga

Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali mengatakan, dengan membuat mural di tembok rumah warga, bisa mencegah aksi corat-coret dari orang tidak bertanggungjawab. Terlebih aksi ini juga melibatkan warga sekitar.

"Kami mengharapkan agar ada peran serta warga. Jadi jangan ada tangan jahil yang mengotori tembok warga dan pekarangan. Tidak ada lagi yang corat-coret sembarangan," ujarnya, Senin (16/4).

11 RW di Cipulir akan Disulap Jadi Kampung Warna Warni

Menurut Sayid, saat ini ada tiga kelurahan yang aktif mengembangkan Kampung Warna-warni. Masing-masing Kelurahan Cipulir, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan dan Kelurahan Pondok Pinang.

"Sekarang yang menonjol ada tiga kelurahan. Tapi kami harapkan ke depan kelurahan lainnya juga bisa terus mengembangkan kampung warna-warni," ucapnya.

Ia berharap, ke depan, kampung warna-warni di Kecamatan Kebayoran Lama bisa menjadi destinasi wisata. Mengingat, saat ini sudah banyak warga yang berkunjung hanya untuk berfoto.

"Sekarang saja banyak orang dari mana-mana untuk foto-foto dengan background-nya cat mural itu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1850 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1397 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1091 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1061 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye980 personAnita Karyati