You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP-Universitas Bung Karno Gelar Pelatihan Hidroponik
photo Oki Akbar - Beritajakarta.id

Dinas KPKP-UBK Gelar Pelatihan Hidroponik

150 peserta dari kalangan mahasiswa, civitas akademik dan warga mengikuti seminar dan pelatihan hidroponik yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta bersama Universitas Bung Karno (UBK) hari ini.

Ini membuktikan bahwa urban farming sudah menjadi demam di kalangan mahasiswa

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Bayu Sari Hastuti mengatakan, seminar ini digelar untuk memberikan edukasi kepada peserta agar dapat memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam dengan sistem hidroponik.

"Saya mengapersiasi antusiasme peserta. Ini membuktikan bahwa urban farming sudah menjadi demam di kalangan mahasiswa," ujarnya, Senin (23/4).

Urban Farming Terus Dikembangkan di Cempaka Putih Timur

Ia menjelaskan, dalam seminar ini,  nara sumber yang berkompeten di bidangnya. Di antaranya Hendra Kurnia dari Duta Pertanian Perkotaan DKI Jakarta dan Ikan Tri dari Terawulan Indonesia.

Pada kesempatan itu, peserta seminar juga sekaligus melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman bersama Dinas KPKP DKI Jakarta dan pihak terkait untuk bersama-sama menjadikan kampung hijau di wilayah masing-masing.

"Untuk mendukung itu, kami memberikan langsung 300 bibit tanaman toga untuk ditaman peserta di lingkungannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati