You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
3 Pekerja Medis Asing Kena Sidak
photo Doc - Beritajakarta.id

3 Pekerja Medis Asing Kena Sidak

Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah melakukan sidak ke 3 klinik kesehatan di sekitar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hasilnya, sebanyak 3 Tenaga Kerja Warga Negara Asing (TKWNA) diketahui dipekerjakan sebagai tenaga kesehatan di klinik tersebut tidak sesuai izin yang dikeluarkan.

Kita lakukan sidak terhadap 2 klinik di Kompleks Pertokoan Grand Wijaya Center, dan 1 di Dharmawangsa Square

"Kita lakukan sidak terhadap 2 klinik di Kompleks Pertokoan Grand Wijaya Center, dan 1 di Dharmawangsa Square," ujar Dien Emmawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jumat (24/10).

Lokasi yang menjadi sasaran sidak yaitu Clinic 'M' Beauty & Slimming, Klinik Sinong C di Kompleks Pertokoan Grand Wijaya Center, dan East West Medika di Dharmawangsa Square. Sidak yang dilakukan bersama Kementerian Kesehatan, Kemenakertrans, Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia, dan juga pihak Imigrasi Jakarta Selatan menyasar pada perizininan serta adanya TKWNA.

Dinkes DKI Belum Keluarkan Izin Praktik Dokter Asing

"Dari hasil sidak keseluruhan di 3 klinik, tidak ada surat rekomendasi pendayagunaan TKWNA dari Kemenkes, dokumen akademik TKWNA, sertifikasi kompetensi STR dari negara asal, STRs untuk TKWNA, izin klinik, dan surat izin praktik yang dikeluarkan Sudinkes Jakarta Selatan," papar Dien.

Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan, Kurnianto Amien mengatakan, sidak yang dilakukan merupakan hasil pengembangan dari laporan masyarakat. Apalagi setelah terungkapnya praktik dokter asing ilegal di Klinik Metropole, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

"Ada laporan bahwa di sana ada tenaga kesehatan asing. Kita selidiki, dan akhirnya disidak," ucapnya.

Menurut Kurnianto, untuk Klinik Sinong C di Kompleks Pertokoan Grand Wijaya Center, dan East West Medika di Dharmawangsa Square memang memiliki izin. Sementara Clinic 'M' diberikan kesempatan untuk mengurus izin.

"Yang utama kesalahannya mempekerjakan TKWNA tanpa izin. Kalau Clinic M diberikan kesempatan mengurus izin segera, kalau tidak juga akan dilaporkan ke pihak kepolisian," tukasnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan, Yudi Kurniadi mengatakan, ada 3 TKWNA yang terbukti melakukan penyalahgunaan izin tinggal. Yaitu Kim Seok Hyun (46) WN Korea Selatan memiliki izin sebagai Presiden Direktur PT Sinnong C, tetapi merangkap juga sebagai akupunturis, Jeonghan Kim (49) WN Korea Selatan izin tinggal bekerja sebagai Direktur Pemasaran PT Recell 37, tetapi malah menjadi dokter spesialis dermatologi di Clinic M, dan Elton Chun Hong (39) WN Australia izin tinggal sebagai pengontrol kualitas di PT East West Medika, tapi merangkap sebagai fisioterapis.

"Mereka melanggar UU Nomor 6 Tahun 2011 Pasal 122 huruf a dengan dugaan menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan. Terhadap ketiganya diancam dengan pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 500 juta," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3592 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati