You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
pemasangan sheet pile dok beritajakarta
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Siap Tanggulangi Banjir

Pemprov DKI Jakarta siap mengantisipasi ancaman banjir di ibu kota. Terlebih, selama ini Pemprov DKI telah melakukan berbagai hal dari segala lini untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang hingga kini masih menjadi momok menakutkan bagi warga Jakarta.

Kali ini pasti lebih siap dibanding kemarin. Lihat saja sheet pile di Gunung Sahari dan segala macam yang telah dikerjakan selama ini untuk mengantisipasi banjir

"Kali ini pasti lebih siap dibanding kemarin. Lihat saja sheet pile di Gunung Sahari dan segala macam yang telah dikerjakan selama ini untuk mengantisipasi banjir," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Selasa (28/10).

Dikatakan Basuki, salah satu yang telah dikerjakan Pemprov DKI dalam upaya penanggulangan banjir di antaranya, Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) tahap A, yaitu penguatan tanggul laut yang sudah ada di sepanjang pantai utara Jakarta.

525 Petugas Kebersihan Disiagakan Antisipasi Banjir

Walaupun, hingga saat ini masih ada perdebatan mengenai analisa dampak lingkungan (Amdal) terhadap pengerjaan Tahap A NCICD, Basuki mengungkapkan, pihaknya telah memutuskan untuk memperkuat tanggul yang sudah ada.

"Sehingga kita tidak berdebat lagi soal Amdal dan segala macam. Kita perkuat yang ada di laut saja, seperti perumahan Pantai Indah Kapuk, Pluit dan Muara Karang kan. Kita pasangin pompa. Saat ini pompa di Pasar Ikan sudah beroperasi. Kita tinggal berpikir soal waduk, termasuk Marunda," katanya.

Ia mengungkapkan, waduk di Marunda, akan tetap dibangun dan dilanjutkan dengan pembangunan sejumlah waduk lainnya di utara Jakarta.

"Marunda ada yang satu waduk yang belum dibangun. Itu harusnya dibangun. Setelah itu, bisa dibangun lagi, ditutupin lagi. Kalau sheet pile-nya beres, penduduk mau mengalah, Kampung Pulo itu nggak ada lagi cerita kayak di sinetron. Saya yakin banjir kayak apapun di Jakarta, paling lama sehari," ucapnya.

Basuki menegaskan, dalam penanganan masalah ibu kota, diperlukan peran partisipasi masyarakat khususnya yang masih tinggal di pinggiran kali dan waduk.  Warga yang terkena proyek normalisasi sungai seharusnya bersedia dipindahkan ke tempat yang lebih layak.

"Tapi saya bilang, warga Jakarta cukup cerdas kok. Jadi aman-aman saja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4967 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2995 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1795 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1783 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1746 personNurito