You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Diduga Rem Blong Patas Tabrak Metromini
photo Doc - Beritajakarta.id

Mayasari Tabrak Metromini Bikin Macet 2 Km

Tabrakan antara bus Mayasari P-42 bernopol B 7155 ZY dengan bus Metromini U-07 bernopol B 7010 DG di flyover sisi timur Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara mengakibatkan kemacetan parah di kawasan itu. Kemacetan mulai terjadi di traffic light Enggano hingga Jalan Cempaka Putih sepanjang 2 kilometer.

Sopir bus Mayasari langsung melarikan diri. Dari hasil pemeriksaan awal diduga akibat rem blong

Kuat dugaan kasus kecelakaan yang melibatkan dua buskota itu akibat rem blong bus Mayasari yang melayani rute Tanjung Priok-Cileungsi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski bus Metromini terdorong hingga terperosok ke trotoar dan tersangkut di pagar pembatas.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaurbinops) Satlantas Wilayah Jakarta Utara, AKP Frieda D mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.30.Saat terjadi tabrakan, di dalam bus Mayasari ada tiga penumpang, sedangkan di bus Metromini terdapat 15 penumpang.

Truk Pengangkut Besi Terguling di Pulogadung

"Sopir bus Mayasari langsung melarikan diri. Dari hasil pemeriksaan awal diduga akibat rem blong," kata Frieda, Rabu (29/10).

Frieda menambahkan, pihaknya menurunkan sekitar 15 personel untuk mengurai kemacetan panjang sambil menunggu bus selesai dievakuasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7681 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5647 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1627 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1443 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1323 personFakhrizal Fakhri