You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies-Sandi Kompak Akhiri Safari Malam Takbiran di Jakbar
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Anies-Sandi Kompak Akhiri Safari Malam Takbiran di Jakbar

Setelah berkeliling ke sejumlah lokasi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, kompak mengakhiri Safari Malam Takbiran di kawasan CNI Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat.

Semoga tradisi takbiran ini terus berlanjut

Pantauan beritajakarta.id, diiringi gema suara beduk, bersama ribuan warga keduanya terlihat khusyuk mengumandangkan takbir.

"Alhamdulillah malam ini puncaknya Jakarta Bertakbir. Kita bersyukur acara berjalan dengan baik dan meriah di semua tempat," kata Anies, Kamis (14/6) malam.

Anies Minta Warga yang Tak Mudik Bantu Jaga Keamanan Lingkungan

Dikatakan Anies, malam ini dirinya berbagi tugas dengan Sandi untuk menyambangi sejumlah lokasi dan bertakbiran bersama warga.

"Sebelum ke sini, Bang Sandi ke Jakarta Utara dan Jakarta Timur, sementara saya dari Jakarta Selatan ke Jakarta Pusat. Selanjutnya kami bertemu bersama di Jakarta Barat. Semoga tradisi takbiran ini terus berlanjut," terangnya.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menambahkan, Hari Raya Idul Fitri menjadi momen untuk saling memaafkan.

"Semoga kita semua kembali fitri, kembali suci, dipanjangkan umurnya, dan dilimpahkan rezekinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye921 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye916 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye838 personBudhi Firmansyah Surapati