You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Disdukcapil Siap Gelar Edukasi Untuk Pendatang Baru
photo Oki Akbar - Beritajakarta.id

Disdukcapil Siap Gelar Operasi Binduk

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta siap mendata sekaligus mengedukasi para pendatang baru di Ibukota melalui operasi Bina Kependudukan (Binduk).

Jangan sampai pendatang baru tidak mendapatkan pekerjaan

Rencananya operasi Binduk akan digelar selama 14 hari setelah arus balik mudik Lebaran usai.

Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi mengatakan, edukasi dalam operasi Binduk dilakukan untuk memastikan para pendatang baru yang masuk ke Ibukota memiliki keahlian dan keterampilan.

Wagub Minta Pendatang Baru Segera Lapor Pengurus RT/RW

"Jangan sampai mereka mendapatkan pekerjaan. Apabila mereka siap, maka bisa meningkatkan taraf hidup, ekonomi dan sosial di DKI Jakarta," ujarnya di Balai Kota, Kamis (21/6).

Ia menjelaskan, operasi Binduk akan dilaksanakan secara terpadu dengan menggandeng Dinas Sosial, Satpol PP hingga pengurus RT dan RW di tiap wilayah.

"Nanti di masing-masing wilayah akan diterjunkan 120 petugas terpadu untuk melakukan operasi," ungkapnya.

Edison menyampaikan, ratusan petugas tersebut akan difokuskan menggelar operasi di kantong-kantong permukiman pendatang baru yang telah ditentukan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6795 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6176 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1407 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1319 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1246 personAldi Geri Lumban Tobing