You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sandi Dukung Pengembangan Kawasan PIK
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Bakal Kembangkan Kawasan PPUKMP Pulogadung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan terus mengembangkan Pusat Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah serta Pemukiman (PPUKMP) atau juga dikenal sebagai Perkampungan Industri Kecil (PIK), Pulogadung, Jakarta Timur.

Kita mendukung dalam satu penataan yang holistik

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno meminta, adanya tim khusus untuk melakukan focus group discussion (FGD) terkait pengembangan PIK

"Kita mendukung dalam satu penataan yang holistik. Tidak bisa hanya sektoral atau parsial karena kita juga mesti melihat bagaimana pergerakan dari industri itu sendiri," kata Sandi, usai memimpin rapat Master Plan Kawasan PPUKMP Pulogadung, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/7).

DKI Kucurkan Bantuan Modal ke UKM PIK Pulogadung

Dijelaskannya, target dari pelaksanaan FGD adalah untuk dapat memetakan langkah-langkah jangka pendek, menengah, dan panjang.

"Untuk jangka panjang, diantaranya terkait konektivitas dengan TOD," terangnya.

Sandi menambahkan, kawasan PPUKMP Pulogadung akan dikembangan berbasis UKM dan koperasi sebagai soko guru perekonomian. Selain itu, akan dioptimalkan pemanfaatan teknologi dan digital.

"Perlu ada bazar yang lebih sering lagi, bisa wisata belanja juga. Saya akan terus mendukung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati