You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Polres Jaksel Gelar Simulasi Pengamanan di Venue Golf Pondok Indah
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Polres Jaksel Gelar Simulasi Pengamanan Asian Games

Jajaran Polres Jakarta Selatan menggelar simulasi pengamanan Asian Games di Venue Golf Pondok Indah. Simulasi digelar untuk mengantisipasi berbagai macam gangguan keamanan yang mungkin terjadi di lapangan.

Hari ini kita lakukan simulasi pengamanan Asian Games

"Hari ini kita lakukan simulasi pengamanan Asian Games. Kami buat skenario terkait ancaman aksi terorisme yang ingin mencegah atlet dan official datang ke venue," ujar Kombes Pol Indra Jafar, Kapolres Jakarta Selatan di lokasi, Senin (6/8).

Dikatakan Indra, simulasi digelar untuk menunjukan kesiapan dari jajarannya dalam melakukan pengamanan. Sedikitnya ada 600 personel yang disiagakan dalam pengamanan Asian Games di Jakarta Selatan.

Pemkot Jaksel Pantau Kesiapan Torch Relay di Lapangan

"Dari Polres Jakarta Selatan saja ada 600 personel. Tapi itu masih di-back up dari berbagai instansi," tuturnya.

Ia menambahkan, pengamanan sendiri akan difokuskan di dua venue Asian Games yang ada di Jakarta Selatan. Masing-masing Lapangan Golf dan Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan untuk venue voli.

Para personel Polres Jakarta Selatan juga akan disiagakan di dua tempat latihan atlet yakni GOR Soemantri Brojonegoro dan GOR Ragunan.

"Selain itu ada beberapa tempat akomodasi yang juga harus kita lakukan pengamanan agar aman, tertib dan kondusif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12309 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1370 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1352 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1014 personBudhi Firmansyah Surapati