You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
764 Calon Penganten Periksakan Kesehatan di Puskesmas Koja
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

764 Calon Pengantin Periksakan Kesehatan di Puskesmas Koja

Tercatat sejak Maret hingga Juli 2018, layanan konseling dan pemeriksaan kesehatan calon pengantin yang diterapkan Puskesmas Koja, Jakarta Utara, telah melayani 764 calon pengantin. 

Layanan kita berikan secara gratis dengan syarat membawa BPJS. Kalau tidak punya kita akan bantu daftarkan

Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)  Puskesmas Kecamatan Koja, Elysabeth E Pandjaitan mengatakan, layanan ini digelar berdasarkan Pergub tahun 2017 yang  mewajibkan setiap calon pengantin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai syarat mendaftarkan pernikahan.

Puskesmas Kecamatan Koja Ikuti Lomba Berprestasi Tingkat Nasional

"Pemeriksaan calon pengantin sebagai prasyarat mendapat N1 dari kelurahan. Kita juga bekerja sama dengan PTSP," ujarnya, Selasa (14/8).

Dijelaskan Elysabeth, penerapan tersebut sebagai bagian dari persiapan DKI menciptakan generasi emas sedari dini. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi golongan darah, HB, tinggi berat badan, tensi, status gizi dan memberikan imunisasi tetanus toksoid (TT) bagi masing-masing pasangan calon pengantin. 

"Layanan kita berikan secara gratis dengan syarat membawa BPJS. Kalau tidak punya kita akan bantu daftarkan," tandasnya.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1685 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1341 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1255 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1103 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1096 personAldi Geri Lumban Tobing