You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saat Torch Relay, Masuk Ragunan Digratiskan
photo Doc - Beritajakarta.id

TMR Gratiskan Biaya Tiket Pengunjung Saat Torch Relay Asian Games

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) akan menjadi salah satu lokasi yang dilintasi Torch Relay atau Pawai Obor Asian Games pada 15 Agustus besok.

Dalam rangka meramaikan dan menyambut Torch Relay ini untuk di Ragunan ini kita akan gratiskan

Selama kegiatan tersebut, pihak pengelola akan menggratiskan pengunjung yang ingin masuk ke kebun binatang ini.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin mengatakan, saat pawai obor, TMR akan dibuka untuk umum. Bahkan pengunjung yang masuk digratiskan untuk tiket masuk untuk memeriahkan acara.

Pawai Obor Asian Games di Jaksel Dikawal Komunitas Motor hingga Ontel

"Dalam rangka meramaikan dan menyambut torch relay ini untuk di Ragunan ini kita akan gratiskan," ujarnya, Selasa (14/8).

Arifin menyebutkan, Pawai Obor Asian Games akan dibagi dalam dua etape. Di mana etape pertama berakhir di Pos 11 yang berada di kawasan TMR. Selanjutnya Api obor berada di Pos 11 selama kurang lebih satu jam sebelum melanjutkan ke etape kedua.

"Seni budaya lokal akan ditampilkan seperti gambang kromong, keroncong dan lainnya," ucapnya.

Kepala Unit Pengelola (UP) TMR, Dina Himawati menambahkan, kebijakan tersebut diambil untuk memeriahkan torch relay.

"Sesuai dengan kebijakan akan digratiskan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1189 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye986 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati