You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
200 Siswa SD Ikuti Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

200 Siswa SD Ikuti Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran

200 siswa SD An Nash, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dikenalkan profesi petugas pemadam kebakaran.

Kami sosialisasikan bahaya kebakaran sekaligus pengenalan profesi petugas pemadam

Kegiatan kali ini sekaligus digelar untuk mensosialisasikan bahaya kebakaran kepada anak usia dini.

Kepala Regu Sektor IX Kecamatan Pasar Minggu Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Yohni Wartoyo mengatakan siswa yang mengikuti sosialisasi cukup antusias dengan kegiatan ini. Tak hanya siswa, kegiatan juga diikuti guru dan karyawan sekolah.

Tiga Mobil Pemadam Atasi Kebakaran Sebuah Rumah di Jagakarsa

"Kami sosialisasikan bahaya kebakaran sekaligus pengenalan profesi petugas pemadam kepada siswa SD," ujarnya, Jumat (24/8).

Menurutnya, ada beberapa materi yang diberikan dalam pelatihan ini. Antara lain pengenalan tugas dan fungsi petugas pemadam hingga pengenalan Alat Pelindung Diri (APD).

"Cara penanggulangan kebakaran kami sosialisasikan penanganan dengan menggunakan APAR dan alat tradisional, seperti karung handuk dan kain yang dibasahi," katanya.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini, siswa SD bisa lebih mengetahui tugas dari petugas pemadam kebakaran. Sementara untuk guru dan karyawan, bisa melakukan penanganan awal saat terjadi kebakaran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati