You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Ribu Pengunjung Saksikan Pertunjukan Video Mapping Terakhir di Monas
photo Suparni - Beritajakarta.id

50 Ribu Pengunjung Saksikan Pertunjukan Video Mapping Terakhir di Monas

Berakhirnya Asian Games 2018 juga menandakan akhir dari pertunjukan video mapping dan laser show, di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/9).

Sempat mundur satu jam pentas video mappingnya karena hujan. Tapi warga tetap antusias menunggu mengingat ini pertunjukan terakhir

Meski sempat diguyur hujan deras, sekitar 50 ribu pengunjung tercatat menyaksikan pertunjukan di hari terakhir ini.

Warga Nonton Bareng Penutupan Asian Games di Area GBK

"Sempat mundur satu jam pentas video mappingnya karena hujan. Tapi warga tetap antusias menunggu mengingat ini pertunjukan terakhir," ujar Indriyati Fariyani, Kasi Pelayanan UPK Monas. 

Menurutnya, antusiasme pengunjung terlihat dari jumlah pengunjung yang datang dan menyaksikan pada malam hari ini yang jumlahnya mencapai 50 ribu orang. Karena selain video mapping dan laser show, sejak sore hari Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jakarta Pusat juga menggelar pentas seni dan budaya Betawi.

Salah seorang pengunjung, Ida (25), mengaku datang bersama teman dan keluarganya hanya untuk menyaksikan video mapping sebagai wahana yang khusus dihadirkan saat penyelenggaraan Asian Games.

"Ini pertunjukan hari terakhir, sayang saja kalau dilewatkan. Mudah-mudahan bisa diperpanjang dan ada lagi setiap akhir pekan," kata Ida yang merupakan warga Cakung, Jakarta Timur.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10336 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1234 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye961 personBudhi Firmansyah Surapati