You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anggaran Promosi Jakarta di Luar Negeri Bakal Dihapus
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Anggaran Promosi Jakarta di Luar Negeri Bakal Dihapus

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melarang para pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mempromosikan Jakarta ke luar negeri secara berlebihan. Sebab, kata Ahok, sapaan akrabnya, banyak SKPD saat ini menyusun program kerja untuk menggelar kegiatan jalan-jalan ke luar negeri berdalih promosi Jakarta.

Dinas promosi wisata (ke luar negeri) tidak boleh lagi, UMKM juga. Itu cuma promosi-promosi ngabisin duit enggak karuan

"Dinas promosi wisata (ke luar negeri) tidak boleh lagi, UMKM juga. Itu cuma promosi-promosi ngabisin duit enggak karuan," ujar Basuki di Balaikota, Senin (10/11).

Ia mengatakan, promosi Jakarta saat ini lebih baik dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet termasuk jejaring sosial. Pemprov DKI, katanya, harus membenahi infrastruktur sehingga Jakarta akan lebih baik kembali tanpa harus promosi ke luar negeri.

JKT48 Jadi Duta Enjoy Jakarta

"Sekarang zaman itu sudah berubah. Zaman dulu, kamu mau orang Taiwan datang ke Jakarta, kami kirim tim dan membuat acara di sana. Kalau sekarang anak-anak muda mau jalan ke mana-mana, langsung masuk ke Google dan cari-cari hotel, tempat wisata," katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, pemanfaatan internet dalam promosi wisata akan jauh lebih efektif terlebih kondisi saat ini yang sudah sangat berbeda dari dulu.

"Caranya bagaimana, ya bangun keunggulan komparatif yang baik. Bukan pergi-pergi promosi menghabiskan duit, tidak ada efek buat orang banyak. Model-model itu yang harus kita ubah," ungkapnya.

Untuk itu, kata Ahok, pihaknya akan mencoret anggaran "jalan-jalan" berdalih promosi ke luar negeri itu melalui penerapan sistem e-budgeting,

"Saya sudah minta BPKD sebagai ketua tim anggaran, Bappeda dan Sekda. Sudah saya minta tiga orang ini, tolong diperhatikan, barang-barang ini dikunci saja," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7953 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6776 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1765 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1535 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1452 personFakhrizal Fakhri