You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakbar Waspadai Delapan Lokasi Rawan Genangan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pemkot Jakbar Waspadai Delapan Lokasi Rawan Genangan

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, mewaspadai delapan lokasi rawan genangan saat musim penghujan. Delapan lokasi tersebut berada di sepanjang Kali Semongol, Angke, Mookevart  dan Pesanggrahan.

Kami terus lakukan monitoring di lingkungan warga, saat masuk musim penghujan maupun setelahnya

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Imron mengatakan, delapan kawasan permukiman warga kerap tergenang akibat air dari keempat kali tersebut meluap.  

"Meluapnya air kali hingga menimbulkan genangan di pemukiman warga disebabkan normalisasi dan naturalisasi tidak sesuai trase,"ujar Imron, Jumat (21/9).

Pengerukan Endapan Lumpur di KBT Capai 50 Persen

Untuk mengantisipasi agar genangan yang terjadi nanti tidak mengganggu aktivitas warga, lanjut Imron, pihakya sudah menyiagakan pasukan biru dan berkoordinasi dengan aparatur kecamatan serta kelurahan.

"Kami juga berharap warga menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air," tukasnya.

Diungkapkan Imron, sejak 2016 hingga 2018 jumlah titik lokasi genangan di Jakarta Barat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada 2016, tercatat ada 32 lokasi rawan genangan, 2017 menurun menjadi 18 lokasi dan pada 2018 ada delapan lokasi.

"Kami terus lakukan monitoring di lingkungan warga, saat masuk musim penghujan maupun setelahnya," tandas Imron.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati