You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin LH Jakbar Tutup Pembuangan LImbah RPH Sapi di Semanan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Saluran di RPH Sapi Semanan Ditutup

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, menutup saluran air di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sapi Semanan di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng.

Warga mengeluhkan pencemaran lingkungan dari aktifitas pemotongan hewan yang limbahnya dibuang ke saluran air,

Kasudin LH Jakarta Barat, Edi Mulyanto mengatakan, penutupan dilakukan karena warga sekitar mengeluhkan saluran tersebut digunakan untuk pembuangan limbah dari pemotongan sapi  

"Warga mengeluhkan pencemaran lingkungan dari aktivitas pemotongan hewan yang limbahnya dibuang ke saluran air," ujar Edi, Kamis (27/9).

Pemkot Jakbar Segel Saluran Perusahaan Pembuang Limbah

Ia mengungkapkan, sebelum melakukan penutupan pihaknya menurunkan tim untuk melakukan pengecekan.  

"Kami lakukan penutupan dan meminta pemilik usaha mengurus perizinan dan membuat instalasi pengolahan air limbah sesuai aturan yang berlaku," ucapnya.  

Usai penutupan saluran, lanjut Edi, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lokasi. Jika pemilik masih membuang limbahnya, maka akan dikenakan sanksi lebih tegas berupa penyegelan tempat usaha.  

"Kami juga meminta peran serta warga untuk lakukan pengawasan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1178 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1091 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1075 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye916 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye891 personAnita Karyati