You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bazis Jaktim Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Klender
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bazis Jaktim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Klender

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar, menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di RT 02/03, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Rabu (10/10). Sumber bantuan tersebut berasal dari Kantor Badan Amil Zakat Infak dan Shadaqah (Bazis) Jakarta Timur.

Seluruh dana bantuan sosial ini bersumber dari dana zakat, infaq, shadaqoh yang dikelola Bazis Jakarta Timur

Anwar menyebutkan, jumlah bantuan yang diberikan setiap KK akan mendapatkan dana sebesar sebesar Rp 42 juta. Dalam kebakaran tersebut terdapat 21 KK yang menjadi korban.

"Seluruh dana bantuan sosial ini bersumber dari dana zakat, infaq, shadaqah yang dikelola Bazis Jakarta Timur. Mudah-mudahan ini dapat membantu meringankan kebutuhan korban kebakaran," ujar Anwar.

Kebakaran Bekas Gudang di Setu Berhasil Dipadamkan

Sementara, Kepala Bazis Jakarta Timur, Dwi Busara menambahkan, bantuan diberikan karena tenda penampungan milik Sudin Sosial akan dibongkar hari ini. Tenda sudah berdiri selama enam hari sejak terjadinya peristiwa kebakaran.

"Rumah mereka belum bisa ditempati karena terbakar. Sambil beres-beres rumah, mereka butuh kontrakan sementara. Kita bantu biaya kontrakannya agar ringan pengeluarannya. Dana ini bersumber dari ZIS 2017," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati