You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT JIEP akan Kembangkan Bisnis di Semarang
photo Doc - Beritajakarta.id

PT JIEP akan Kembangkan Bisnis di Semarang dan Makassar

Kita melakukannya agar bisnis kita sustainable maka pengembangan perlu dilakukan

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) akan menjalin sinergitas kerja sama dengan mengembangkan bisnis di Semarang dan Makassar. Hal tersebut dilakukan untuk ekspansi terhadap lahan industri baru, yaitu industri High Value Added (Nilai Tambah Tinggi) di luar Jakarta.

Corporate Secretary PT JIEP, Purwati mengatakan, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh stakeholder, pihaknya akan melakukan pengembangan bisnis di luar Jakarta, yakni di Semarang dan Makassar.

PT JIEP Tata PKL di Kawasan Industri Pulogadung

"Pengembangan bisnis di Semarang dan Makassar ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh stakeholder industri serta menumbuhkan invenstasi di Ibukota," ujarnya, Selasa (23/10).

Ditambahkan Purwati, saat ini sinergitas tersebut masih dalam proses penjajakan dan diharapkan akhir tahun ini bisa terealisasi. Sinegitas dengan BUMN dan pengembangan bisnis di Semarang serta Makassar ini merupakan salah satu usaha yang dilakukan pihaknya untuk keberlangsungan bisnis perusahaan.

Sebelumnya, pada tahun lalu ada dua lokasi yang diincar PT JIEP untuk pengembangan bisnisnya, yakni Majalengka dan Cirebon.

"Kita melakukannya agar bisnis kita sustainable maka pengembangan perlu dilakukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1153 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1140 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye901 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye858 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye826 personBudhi Firmansyah Surapati