You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
UP PKB dan BBNKB Jaktim Intensifkan Penagihan Pajak
photo Nurito - Beritajakarta.id

UP PKB dan BBNKB Jaktim Intensifkan Penagihan Pajak

Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (UP PKB dan BBNKB) terus berupaya menagih wajib pajak (WP) yang belum melunasi kewajibannya. Tercatat sebanyak 239.680 kendaraan bermotor di Jakarta Timur, saat ini belum dibayar pajaknya.

Sampai saat ini ada 239.680 kendaraan yang belum membayar pajaknya

Kepala Unit PKB dan BBNKB Jakarta Timur, Iwan Syaefudin mengatakan, penagihan terhadap pemilik kendaraan penunggak pajak akan terus dilakukan. Di antaranya dengan menggelar razia di jalan melibatkan aparat kepolisian. Selain itu juga door to door mendatangi rumah dan apartemen untuk memberikan surat panggilan sekaligus melakukan penagihan pajak.

"Sampai saat ini ada 239.680 kendaraan yang belum membayar pajak. Kita hitung potensi nilai pajaknya mencapai Rp 254.375.602.925. Kita akan terus lakukan penagihan," kata Iwan Syaefudin, Jumat (16/11).

UP PKB dan BBNKB Jaktim Kejar Target Perolehan Pajak

Menurutnya di tahun 2018, awalnya jumlah kendaraan yang belum daftar ulang (BDU) atau belum bayar pajak mencapai 293.048 kendaraan. Potensi nilai pajaknya mencapai Rp 323.289.166.600. Namun belakangan banyak yang membayar pajak, dengan rincian yang membayar pajak untuk perpanjangan STNK sebanyak 46.628 kendaraan dengan nilai Rp 56.315.349.200. 

Kemudian yang membayar BBN sebanyak 5.062 kendaraan dengan nilai Rp 9.723.538.275 dan mutasi kendaraan sebanyak 1.678 unit dengan nilai Rp 2.874.676.200.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29431 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2179 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri