You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Naik TJ Bersama Walikota Jaktim, Anies Dengar Keluhan Warga
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Anies Serap Aspirasi Penumpang Bus Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyerap langsung aspirasi pengguna jasa bus Transjakarta saat menggunakan moda transportasi massal tersebut dari Halte GOR Otista menuju Halte Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur.

Akan kita evaluasi, termasuk kemungkinan membuat jalur alternatif

Pada kesempatan itu, sejumlah pengguna jasa bus Transjakarta mengeluhkan terjadinya kemacetan di sekitar kawasan Cawang.

"Sekitar dekat BNN ada kepadatan yang dikeluhkan penumpang bus Transjakarta. Akan kita evaluasi, termasuk kemungkinan membuat jalur alternatif," ujarnya, didampingi Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, Senin (3/12).

DPRD Dukung Pemprov Tingkatkan Transportasi di Ibukota

Anies menjelaskan, selama perjalanan menggunakan bus Transjakarta dari GOR Otista menuju PGC sudah cukup nyaman.

"Tadi hanya agak tersendat di ruas jalan yang sedang ada konstruksi. Ke depan, busway tanpa separator perlu menjadi consern kita," terangnya.

Anies berpesan, seluruh petugas dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

"Petugas yang berjaga juga harus sigap. Jalur khusus bus Transjakarta harus dipastikan steril dari kendaraan lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10091 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1227 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati