You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pohon Tumbang di Jalan Panglima Polim Dievakuasi
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Pohon Tumbang di Jalan Panglima Polim Dievakuasi

Sebuah pohon besar jenis mahoni setinggi delapan meter tumbang di Jalan Panglima Polim V, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/12). Belasan petugas gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi pohon yang melintang menutup jalan.

Saat ini proses evakuasi tengah dilakukan agar arus kendaraan lancar kembali. Cukup besar jadi harus dipotong lebih kecil agar bisa dievakuasi

Kasatpel Kehutanan Kebayoran Baru, Siti Asri Nurrohmawati mengatakan, pohon yang tumbang  tersebut berdiameter 80 sentimeter.

“Tumbang akarnya kecabut jadi kita belum tahu pastinya tumbang karena apa. Kita kerahkan enam petugas dengan gergaji mesin,” terangnya.

Genangan di Panglima Polim Surut Kurang dari 15 Menit

Sementara itu Komandan Peleton (Danton) Kecamatan Kebayoran Baru Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Jakarta Selatan, Agus Niman  menambahkan, pihaknya turut membantu untuk evakuasi pohon tersebut. Tim Gulkarmat mengerahkan satu unit mobil resque untuk membantu mempercepat evakuasi pohon.

“Kita menerima laporan pukul 07.56 dan tiba pukul 08.20. Saat ini proses evakuasi tengah dilakukan agar arus kendaraan lancar kembali. Cukup besar jadi harus dipotong lebih kecil agar bisa dievakuasi,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22780 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1825 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye891 personFakhrizal Fakhri