You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ganggu Pelayaran, Ratusan Keramba dan Bagan Ikan Terancam Ditertibkan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Ratusan Keramba dan Bagan Tancap Akan Ditertibkan

Ratusan keramba dan puluhan bagan ikan tancap di sekitar wilayah perairan Pulau Cipir dan Onrust, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, terancam ditertibkan. Pasalnya, keberadaan keramba dan bagan ikan tersebut dianggap mengganggu pelayaran dan melanggar Perda No 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Kita masih rapatkan apa langkah selanjutnya. Tapi kalau memang para pemilik bagang membangkang, terpaksa akan kita tertibkan

Di sekitar perairan Pulau Onrust dan Pulau Cipir, terdapat sebanyak 35 bagan ikan tancap dan sekitar 400 keramba. Sejak Rabu (29/10) lalu, nelayan pemilik keramba dan bagan sudah diberikan surat peringatan.

Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu, Hartono, mengatakan, nelayan yang membuat bagan dan keramba di sekitar pulau tersebut semakin marak dan mengganggu pelayaran.

Belasan Rambu Lalu Lintas Laut Tidak Berfungsi

"Kita sering menerima keluhan baik dari warga Kepulauan Seribu, wisatawan maupun nelayan. Mereka mengeluhkan keberadaan bagan dan keramba mengganggu lalu lintas laut," katanya, Senin (24/11).

Dikatakan Hartono, pihaknya sudah melayangkan Surat Pemberitahuan 1 kepada para pemilik bagan dan keramba sejak akhir Oktober lalu. Namun demikian, pihaknya berharap para pemilik sadar dan mau membongkar sendiri bagan dan keramba mereka.

"Kita masih rapatkan apa langkah selanjutnya. Tapi kalau memang para pemilik bagang membangkang, terpaksa akan kita tertibkan," tegasnya.

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ibnu Sabiin Hatta, mengatakan, pemilik bagan dan keramba, kebanyakan nelayan dari Kamal Muara, Penjaringan. Bagan dan keramba yang dianggap mengganggu pelayaran telah diberi tanda merah.

"Fungsi tanda merah itu untuk menentukan bagan dan keramba yang mengganggu. Untuk sementara kita kasih batas waktu 7x24 untuk memindahkan sendiri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye2431 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1381 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1298 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1150 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1145 personTiyo Surya Sakti