You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 2015, Pengelolaan dan Perawatan Trotoar Dialihkan ke Dinas PU
photo Doc - Beritajakarta.id

Perawatan Pedestrian Diserahkan ke Dinas PU

Mulai tahun 2015 mendatang, pengelolaan serta perawatan pedestrian di ibu kota akan diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta. Peralihan ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam pekerjaan yang sama.

Tahun ini adalah yang terakhir bagi Dinas Pertamanan dan Pemakaman mengelola pedestrian. Tahun depan, kewenangan itu ada di Dinas PU agar tidak terjadi tumpang tindih

"Tahun ini adalah yang terakhir bagi Dinas Pertamanan dan Pemakaman mengelola pedestrian. Tahun depan, kewenangan itu ada di Dinas PU agar tidak terjadi tumpang tindih," kata Nandar Sunandar, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Rabu (26/11).

Dia menyebutkan, mulai tahun depan, dinasnya hanya akan membuat dan merawat jalan setapak yang berada di area taman.

Pedestrian Taman Jatinegara & Klender Diperbaiki

Selama ini, kata Nandar, pihaknya tidak sepenuhnya membuat pedestrian, melainkan hanya mengecat warna-warni dan membuat nyaman para pejalan kaki. Seperti yang terlihat di Jalan Sabang, depan RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo), Cikini, dan Casablanca. Sementara trotoar yang terbuat dari konblok merupakan kewenangan penuh Dinas PU DKI.

Ia pun membantah peralihan kewenangan ini akibat kinerja instansinya kurang maksimal dalam mengelola dan merawat pedestrian. Dia juga menampik tudingan pekerjaan trotoar oleh pihaknya kerap menutup saluran air sehingga menyebabkan genangan ketika turun hujan.

"Tudingan itu salah, pengerjaan perbaikan pedestrian oleh Dinas Pertamanan sudah sesuai aturan, kami selalu melihat tali air yang ada di sana.‎ Nanti supaya tidak ada tumpang tindih lagi seperti yang dibilang, ya sudah didorong saja ke Dinas PU untuk kewenangan trotoar sama pedestriannya," ungkap Nandar.

Untuk peralihan kewenangan ini, lanjut dia, tidak memerlukan dasar hukum seperti SK Gubernur, Pergub, maupun Perda. Sebelumnya juga pernah dilakukan peralihan kewenangan terkait penanganan sampah yang berada di dalam sungai. Dari semula diangkut oleh Dinas PU kemudian dialihkan ke Dinas Kebersihan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye2459 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1383 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1300 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1154 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1146 personTiyo Surya Sakti