You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemkot Jakut Kaji Penetapan Loksem Tanah Pasir
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut Kaji Penetapan Loksem Tanah Pasir

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, sedang mengkaji penetapan lokasi sementara (loksem) untuk pedagang kecil mandiri (PKM) di Jl Tanah Pasir, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan.

Jadi kita bertujuan menata agar maju kotanya, rapih lingkungannya dan warganya bahagia

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Pemkot Jakarta Utara, Suroto mengatakan, penetapan lokasi sementara ini akan mempertimbangkan aspek kemaslahatan masyarakat dan dampak lalu lintas yang ditimbulkan.

Selain itu, lanjut Suroto, pihaknya juga mempertimbangkan kawasan Penjaringan dengan populasi sekitar 199 ribu jiwa ini belum memiliki pasar serta keberadaan PKM yang sudah lama eksis di kawasan Tanah Pasir.

15 Loksem Baru di Jakut Efektif Beroperasi 2019

"Jadi kita bertujuan menata agar maju kotanya, rapi lingkungannya dan warganya bahagia," ujarnya, Selasa (19/2).

Lurah Penjaringan, Depika Romadi menjelaskan, Sekitar 600 lapak PKM di kawasan Tanah Pasir ini sudah eksis sejak beberapa tahun belakangan ini.

"Kita tengah lakukan verifikasi. Yang boleh berdagang yakni pedagang eksisting dan hanya boleh punya satu lapak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6794 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6174 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1406 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1318 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1245 personAldi Geri Lumban Tobing