You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiket Ujicoba Publik MRT Tersisa 104.391
photo Doc - Beritajakarta.id

Kuota Uji Coba Publik MRT Tersisa 104.391 Orang

Jumlah pendaftar uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Ratangga Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Lebak Bulus hingga saat ini telah mencapai 181.209 orang.

Dengan demikian, total kuota publik saat ini tersisa 104.391 dari 285.600 orang

Ratusan ribu warga yang antusias mengikuti uji coba moda transportasi berbasis rel ini mendaftar melalui online sejak 5 Maret 2019 lalu.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin mengatakan, sampai dengan pukul 20.00 kemarin, tercatat ada 181.209 orang yang telah melakukan pendaftaran untuk mengikuti uji coba  MRT Ratangga. 

Delapan Unit Rangkaian MRT Dikerahkan Angkut Penumpang

"Dengan demikian, total kuota publik saat ini tersisa 104.391 dari 285.600 orang," ujarnya, Senin (11/3).

Kamaluddin menyampaikan, hingga kini Stasiun MRT Bundaran HI masih menjadi favorit yang dipilih warga sebagai stasiun keberangkatan dengan jumlah 46.553 orang. Sementara pemberangkatan dari Stasiun MRT Lebak Bulus terhitung sebanyak 38.968 orang.

"Bagi masyarakat yang belum mendapat tiket, dapat mencoba pendaftaran untuk tanggal keberangkatan 18- 22 Maret 2019," katanya.

Menurut Kamaluddin, pemberlakukan kuota uji coba publik MRT ditetapkan demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan masyarakat.

"Diharapkan melalui uji coba ini, masyarakat dapat merasakan pengalaman awal menaiki MRT," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye844 personNurito