You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Belajar Harmonisasi Tetabuhan di PPSB Jakpus
photo Maulana Khamal Macharani - Beritajakarta.id

Belajar Harmonisasi Tetabuhan di PPSB Jakpus

Puluhan anak-anak dan remaja usia sekolah tampak terlihat tekun mendengar arahan dari seorang pria untuk menciptakan harmonisasi tetabuhan.

Kita ingin lebih mengasah kreativitas mereka

Ya, sebanyak 30 anak-anak dan remaja itu sedang mengikuti pelatihan perkusi di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Pusat di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Melati, Kecamataan Tanah Abang.

PPSB Jakpus Gelar Pementasan Seni Teater

Salah seorang peserta pelatihan dari Kelurahan Kebon Melati, Ahmad (15) mengatakan, pelatihan sudah diikutinya sejak dua hari lalu.

"Saya mendapatkan informasi adanya pelatihan perkusi di PPSB Jakarta Pusat dari pihak sekolah," ujarnya, ditemui di sela-sela latihan, Rabu (20/3).

Sementara, isnstruktur pelatihan, Eeb Sudrajad menuturkan, pelatihan perkusi tersebut akan berlangsung selama 10 hari mulai 18-27 Maret 2019.

"Pelatihan hari ini kita fokuskan untuk alunan perkusi musik gambang kromong yang merupakan entitas seni budaya Betawi," terangnya.

Ia menambahkan, melalui pelatihan itu, anak-anak dan remaja diedukasi mengenai alat-alat musik perkusi seperti gendang Betawi, jimbe, dan rebana beduk.

"Dari ketiga alat perkusi itu kita kolaborasikan dengan alat-alat sederhana seperti gentong dan kaleng untuk menghasilkan harmonisasi musik tabuh. Kita ingin lebih mengasah kreativitas mereka," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati