You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Posyandu dan Posbindu digelar di RPTRA Mustika Cideng
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Posyandu dan Posbindu Digelar di RPTRA Mustika Cideng

Pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika Cideng hari ini menggelar Pos Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan Terpadu (Posyandu) dan Pos Pembinaan Terpadu untuk Penyakit Tidak Menular (Posbindu).

Posyandu diikuti 20 balita. Sementara Posbindu 21 orang,

Pengelola RPTRA Mustika Cideng, Yani Mailani mengatakan, kegiatan ini diikuti warga RW 11 yang tinggal di sekitar RPTRA. Sasaran kegiatan Posyandu merupakan balita usia 0-5 tahun. Sementara Posbindu untuk warga usia 15 tahun hingga lanjut usia (lansia).

"Posyandu diikuti 20 balita. Sementara Posbindu 21 orang," ujarnya di RPTRA Mustika Cideng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Layanan Kesehatan Posbindu Makin Dirasakan Manfaatnya

Ia menyebutkan, layanan Posyandu dan Posbindu di RPTRA Mustika Cideng ini digelar setiap satu bulan sekali tanpa pungutan biaya. Dalam layanan Posyandu,  warga bisa langsung mengecek kesehatan balitanya.

"Bagi lansia bisa memeriksakan kesehatannya di Posbindu," sambungnya.

Menurut Yani, setiap kegiatan Posyandu dan Posbindu digelar di RPTRA ini selalu mendapat respons positif dari warga.

"Antusiasmenya bagus. Banyak juga peminatnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1829 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1070 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1055 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye973 personAnita Karyati