You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Hari Pertama Operasi Zebra, 384 Kendaraan Ditilang
photo Doc - Beritajakarta.id

36.727 Kendaraan di Jakpus Kena Tilang

Operasi Zebra 2014 yang dilakukan sejak Rabu (26/11) hingga hari ini Selasa (9/12) cukup banyak ditemukan pelanggaran lalu lintas. Tercatat, sebanyak 36.727 pelanggar lalu lintas di Jakarta Pusat ditilang pihak kepolisian. Sedangkan sebanyak 5.617 pengendara hanya diberikan peringatan.

Sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling banyak melanggar yakni sebanyak 31.726, sedangkan mobil sebanyak 5.001 pelanggaran

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat, AKBP Sakat mengatakan, rendahnya kesadaran dalam berlalulintas serta kurang disiplinnya dalam berkendara merupakan penyebab tingginya jumlah pelanggaran. Dari banyaknya pelanggaran, mayoritas dilakukan pengendara kendaraan roda.

“Sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling banyak melanggar yakni sebanyak 31.726, sedangkan mobil sebanyak 5.001 pelanggaran,” kata Sakat saat dihubungi beritajakarta.com, Selasa (9/12).

Operasi Zebra Libatkan 3.000 Polisi

Ia menambahkan, untuk barang bukti pihaknya menyita Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 13.421 dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 23.306.

"Pelanggaran paling banyak yakni melawan arus sebanyak 10.023,” ujarnya.

Ke depan ia mengimbau pengguna jalan untuk lebih tertib dalam berlalulintas, serta mematuhi peraturan agar angka kecelakaan di jalan raya dapat berkurang.

"Jumlah kecelakaan hingga meninggal dunia untuk di Jakarta Pusat nihil," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati