You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Paket Promo Camping Ground Grand Cempaka Resort
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Grand Cempaka Resort Tawarkan Paket Promo Ramadan

PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) menawarkan paket promo bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin menginap di camping ground Grand Cempaka Resort and Convention di Cipayung, Bogor, Jawa Barat saat Ramadan.

Paket promo ini dari Rp 250 ribu menjadi Rp 175 ribu per orang

General Manager Grand Cempaka Resort and Convention PT Jaktour Buchari Boy mengatakan, promo ini disediakan dari awal Ramadan hingga menjelang Lebaran. Promo tersebut sendiri hanya dikhususkan bagi pelajar dan mahasiswa.

"Paket promo ini dari Rp 250 ribu menjadi Rp 175 ribu per orang. Itu sudah termasuk buka puasa dan sahur. Harga ini minimal 50 orang," ujarnya,  Senin (29/4).

Pengunjung Camping Ground Ditarget Capai 30 Ribu Orang

Ia menjelaskan, paket promo yang ditawarkan di Grand Cempaka Resort and Convention selama Ramadan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kadar keimanan pelajar dan mahasiswa.

"Kami juga menyediakan tempat khusus untuk tadarus dan tarawih. Jaraknya sekitar 100 meter dari area tenda," katanya.

Buchari menambahkan, jumlah tenda yang disediakan di Grand Cempaka Resort and Convention selama Ramadan ada sebanyak 100 unit dengan kapasitas enam hingga tujuh orang. Diperkirakan camping ground di lokasi dapat menampung hingga 700 orang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11360 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1288 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye992 personBudhi Firmansyah Surapati