You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemprov DKI dan Bengkulu Sepakati Kerja Sama
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Pemprov DKI dan Bengkulu Sepakati Kerja Sama

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Bengkulu menyepakati kerja sama pengembangan wirausaha di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Jakarta adalah pasar yang luas,

Perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak ditanda tangani langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah di Pasar Kenari, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Anies mengatakan, di sektor pengembangan wirausaha tersebut salah satunya akan difokuskan pada upaya menjadikan Jakarta sebagai tempat pemasaran Kopi Bencoolen.

Pemprov DKI Terus Fokus Kembangkan Ekonomi Kreatif

"Kopi ini secara kualitas sangat tinggi dan harganya terjangkau," ujarnya, Senin (29/4).

Ia menambahkan, produk berkualitas yang dikembangkan oleh industri mikro, kecil, dan menengah tersebut harus didukung untuk punya kesempatan yang sama untuk masuk di Ibukota.

"Kami sangat mendukung Kopi Bencoeloen dipasarkan di Ibukota, Jakarta adalah pasar yang luas," ungkapnya.

Sementara, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menuturkan, kerja sama ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi di Bengkulu serta pelaku industrinya.

"Kerja sama ini menjadi langkah awal. Sebab, banyak produk berkulitas lainnya di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan dari Bengkulu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati