You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pucuwe, Takjil Buka Puasa Khas Pulau Panggang
photo Suparni - Beritajakarta.id

Berburu Pucuwe, Takjil Berbuka Puasa Khas Pulau Panggang

Pucuwe, sajian panganan khas warga Pulau Panggang dan Pramuka, Kepulauan Seribu menjadi buruan warga untuk berbuka puasa. Rasanya yang gurih dan lezat menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang mencicipinya.

Rasanya yang gurih dan lezat membuat Pucuwe menjadi takjil wajib warga Pulau Panggang dan Pulau Pramuka saat berbuka puasa,

Lukman (35), salah satu warga Pulau Panggang mengatakan, Pucuwe merupakan panganan berbahan dasar tepung terigu yang dicampur ikan laut segar. Panganan ini biasanya menjadi menu wajib untuk berbuka puasa.

Secara tampilan, sambung Lukman, Pucuwe mirip dengan empek-empek dari Palembang. Hanya saja cara menyantapnya menggunakan kuah sambal dari kacang tanah.

Pusat Jajanan Takjil di Danau Sunter Resmi Dibuka

"Rasanya yang gurih dan lezat membuat Pucuwe menjadi takjil wajib warga Pulau Panggang dan Pulau Pramuka saat berbuka puasa," ujar Lukman, Rabu (8/5).

Salah satu pembuat Pucuwe, Maliya (40), warga Pulau Panggang menjelaskan, selama bulan Ramadan biasanya, banyak tetangga dan teman-teamannya yang memesan Pucuwe.

Para pemesan biasanya memesan minimal 50 buah dengan harga perbuahnya Rp 2.000. Ditambahkan Maliya, pendapatannya dari menjual Pucuwe saat Ramadan meningkat jika dibandingkan hari biasa.

"Pucuwe sangat diminati warga untuk takjil saat bulan puasa seperti ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29472 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2213 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1208 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1067 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri