You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota Jakbar Akan Menilai Delapan Program Terobosan Camat
photo Folmer - Beritajakarta.id

Wali Kota Jakbar Bakal Nilai Program Terobosan Camat

Program terobosan yang disusun dan dikerjakan oleh delapan camat se-Jakarta Barat, akan dinilai langsung oleh Wali Kota Rustam Effendi, pada akhir tahun ini.

Program terobosan ini melibatkan peran serta SKPD dan partisipasi masyarakat, sehingga hasil kerja langsung dirasakan oleh warga.

Rustam mengatakan, pihaknya akan memberikan penghargaan kepada kecamatan yang berhasil merealisasikan program terobosan dengan target pencapaian sesuai visi misi Gubernur DKI Jakarta.  

"Target dari program terobosan ini untuk menuju perubahan yang lebih baik,"ujar Rustam, Jumat (19/7).    

Kolong Jalan Layang di Kembangan Bakal Ditata

Diungkapkan Rustam, setiap camat memiliki tema berbeda untuk program terobosan ini. Mislanya, Kecamatan Kembangan mengusunng program penataan delapan titik lokasi di kolong jalan layang, Kecamatan Tambora dengan penataan kawasan pemukiman padat pada dua RW di wilayah kelurahan Pekojan.

"Program terobosan ini melibatkan peran serta SKPD dan partisipasi masyarakat, sehingga hasil kerja langsung dirasakan oleh warga," tuturnya.

Rustam optimis, program terobosan ini dapat mempercepat pembenahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.  

"Alhasil, visi dan misi Gubernur DKI Jakarta yakni maju kotanya, bahagia warganya bisa tercapai," pungkasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10646 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati