You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jakpus Targetkan Penerimaan PBB-P2 Sebesar 1,589 Triliun Rupiah
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Penerimaan PBB-P2 di Jakpus Ditarget Capai Rp 1,589 Triliun

Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Pusat menargetkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di wilayahnya tahun ini sebesar Rp 1,589 triliun.

Kami optimistis. Insya Allah tahun ini bisa mencapai target

"Kami optimistis. Insya Allah tahun ini bisa mencapai target," ucap Adhi Wirananda, Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

Adhi menjelaskan, sampai dengan 26 Agustus 2019, jumlah penerimaan PBB-P2 telah tercapai sebesar Rp 619,019 miliar.

Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 Digelar di Jakpus

"Sedangkan target pencapaian penerimaan PBB-P2 sampai 31 Agustus 2019 sebesar Rp 801,336 miliar," katanya.

Menurut Adhi, untuk mencapai target yang telah ditetapkan, pihaknya melakukan berbagai cara. Misalnya melalui imbauan dan sosialisasi.

"Kami selalu melakukan imbauan ke kelurahan dan kecamatan," ungkapnya.

Sementara itu Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara menilai perlu adanya dukungan dari semua pihak agar pencapaian target penerimaan PBB-P2 pada tahun ini bisa terealisasi.

"Sangat diperlukan dukungan dan kerja sama dari semua, khususnya wajib pajak di Jakarta Pusat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5884 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2380 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2120 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1717 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1634 personNurito