Dewan Kota Jakut akan Kawal Aspirasi Warga
Kalau sudah diserahkan lahan bisa dirawat dan difungsikan untuk kepentingan publik,
Dewan Kota Jakarta Utara akan mengawal aspirasi warga Kecamatan Kelapa Gading, terkait proses penyerahan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) dari sejumlah pengembang agar bisa segera terealisasi. Setelahnya, lahan tersebut harus difungsikan untuk kepentingan publik.
Ketua Dewan Kota Jakarta Utara, Muhamad Sidik mengatakan, persoalan fasos fasum yang belum seluruhnya diserahkan pengembang menjadi salah satu isu dalam pertemuan antara warga Kelapa Gading dan Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (19/9). Warga berharap agar penyerahan sesuai aturan bisa terealisasi secepatnya.
Inventarisasi Aset Lahan Fasos Fasum di Jakut Rampung"Kalau sudah diserahkan lahan bisa dirawat dan difungsikan untuk kepentingan publik. Daripada terbengkalai dan tidak terawat," ujarnya, Jumat (20/9).
Dijelaskan Sidik, fasos fasum yang dimaksud di antaranya lahan jalan, taman, saluran dan waduk. Selama ini pemerintah kota kesulitan untuk merawat menggunakan anggaran pemerintah lantaran sebagai lahan fasos fasum tersebut belum diserahkan sejumlah pengembang.
Ke depan, dipastikannya aspirasi masyarakat tersebut akan disampaikan ke pemerintah kota agar dibahas dalam rapat pimpinan. Muaranya, ada solusi agar pengembang menyerahkan fasos fasum dan setelahnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Pengembang dan pemerintah harus duduk bareng agar harapan masyarakat bisa menikmati manfaat dari pengembalian fasos fasum tercapai," tandasnya.