You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
40 Ibu Rumah Tangga Ikuti Pelatihan Menjahit
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Antusiasme Kaum Ibu Ikuti Pelatihan Menjahit di Palmerah

Puluhan ibu rumah tangga dari wilayah Palmerah mengikuti pelatihan menjahit yang digelar Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Barat.

Peserta ada 40 orang. Umumnya ibu rumah tangga,

Pelatihan yang dipusatkan di Aula Lantai 4, Kantor Kecamatan Palmerah ini digelar selama empat hari dan diiisi dengan berbagai materi.

Kepala Seksi Energi Sumber Daya Mineral Suku Dinas PE Jakarta Barat, Deny Listiantoro mengatakan, hari ini, peserta pelatihan dibekali teori kewirausahaan, permodalan dan perizinan.

75 Warga Jaksel Dilatih Menjahit di RPTRA Abdi Praja

"Peserta ada 40 orang. Umumnya ibu rumah tangga yang berasal dari sekitar Palmerah," ujarnya, Rabu (25/9).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan ini, para peserta diajarkan sejumlah teknik dasar seperti membuat pola, menjahit dan memotong. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki keahlian sehingga dapat membantu perekonomian mereka.

"Hari terakhir, mereka akan menampilkan karyanya. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat," katanya.

Sementara itu, Juraidah (39) warga Kota Bambu Selatan mengaku senang mengikuti pelatihan menjahit ini. Pelatihan tersebut diharapkan bisa digelar rutin setiap tahun.

"Dari kegiatan ini, minimal kita bisa mandiri dan ada keterampilan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1181 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye972 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye946 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye774 personFakhrizal Fakhri
close