You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Jembatan Kerang Hijau di Bendungan Melayu Rampung
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pembangunan Jembatan Kerang Hijau di Bendungan Melayu Rampung

Keberadaan jembatan mempercantik kawasan. Apalagi di malam hari

Pembangunan Jembatan kerang hijau di atas saluran penghubung (Phb) Bendungan Melayu, yang menghubungkan antara RW 05 Kelurahan Tugu Selatan dan RW 01 Kelurahan Rawa Badak Selatan, yang dikerjakan sejak awal Agustus lalu, kini sudah rampung.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Ujang Royani mengatakan, jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar dua meter itu mengambil tema kerang hijau karena sesuai dengan karakteristik Jakarta Utara sebagai wilayah pesisir.

Dinas SDA Telah Pasang 102 CCTV

"Railingnya dibentuk menyerupai bentuk kerang kerang hijau. Saat ini sudah rampung 100 persen dilengkapi pencahayaan lampu sorot," ujarnya, Selasa (8/10).

Dijelaskan Ujang, lampu sorot jenis flood light itu dipasang di enam titik menerangi bagian dalam dan luar jembatan. Masing-masing lampu memiliki daya 50 watt per titik.

Pencahayaan tersebut diharapka bisa membuat warga nyaman saat melintasi jembatan di malam hari. Selain itu, pencahayaan juga menambah estetika jembatan dan diharap menjadi spot interaktif baru bagi warga sekitar.

"Keberadaan jembatan mempercantik kawasan. Apalagi di malam hari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1197 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye986 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye957 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye781 personFakhrizal Fakhri
close