You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampah Hasil Penopingan Pohon Bakal Diolah Jadi Kompos
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Dinas Kehutanan Bakal Miliki Fasilitas Khusus Pembuatan Kompos

Dinas Kehutanan DKI Jakarta tengah membangun fasilitas khusus untuk pembuatan pupuk kompos yang akan memanfaatkan sampah hasil pemangkasan pohon.

Kapasitasnya per hari bisa mencapai 50 truk,

Kepala Unit Pengelola Pengembangan Tanaman Perkotaan Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Yati Sudiharti mengatakan, pembangunan tempat pembuatan kompos sudah dimulai pada akhir September 2019 dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

"Fokus pengerjaan saat ini adalah kantor pengelola, sarana pengolah kompos, dan akses jalan," ujarnya, Jumat (11/10).

Pameran Flona 2019 Diperpanjang Hingga 14 Oktober

Yati menjelaskan, sarana pembuatan kompos tersebut menggunakan lahan Dinas Kehutanan seluas kurang lebih 6.000 meter persegi di Jalan Kebagusan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Kapasitasnya per hari bisa mencapai 50 truk. Saat ini masih proses pembangunan, kalau alatnya sudah siap kami beli dari Amerika Serikat," katanya.

Ditambahkan Yati, tempat pembuatan kompos tersebut akan dilengkapi dua unit alat pencacah berukuran besar dan tiga unit alat pencacah kecil atau dikenal dengan wood chipper. Sampah hasil pemangkasan pohon yang diangkut satu truk bisa diolah menjadi kompos hanya dalam beberapa menit.

"Begitu truk datang bawa sampah hasil penopingan langsung dimasukkan semua ke mesin pencacah. Mesin ini kerjanya cepat sekali, satu jam bisa ratusan kubik, keluarnya berupa serbuk lembut yang akan diolah menjadi kompos," ungkapnya.

Ia menambahkan, kompos tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pemupukan tanaman di kebun bibit maupun di ruang terbuka hijau (RTH).

"Adanya fasilitas pembuatan kompos secara mandiri itu memungkinkan kami melakukan penghematan terkait pemenuhan kebutuhan pupuk kompos untuk tanaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5236 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1843 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1752 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1572 personAnita Karyati