You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah Kebakaran, Dasawisma Data 39.785 Rumah di Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

Cegah Kebakaran, 39.785 Rumah di Jaktim Telah Didata

Kelompok ibu-ibu yang tergabung dalam Dasa Wisma di Jakarta Timur telah melakukan pendataan terhadap 39.785 rumah yang tersebar di 10 kecamatan dan 65 kelurahan.

Total ada 39.785 rumah yang sudah terdata,

Plt Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, pelibatan Dasa Wisma dalam pendataan rumah warga ini sebagai implementasi Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 65 Tahun 2019 tentang Gerakan Warga Cegah Kebakaran.

Warga Duren Sawit Diedukasi Pencegahan Kebakaran

"Total ada 39.785 rumah yang sudah terdata," ujar Muchtar, Senin (14/10).

Pendataan dilakukan dengan mengecek tabung gas, ventilasi udara dan perlengkapan listrik lainnya apakah sudah sesuai standar yang berlaku.

"Ini sebagai upaya meminimalisir terjadinya kasus kebakaran," katanya.

Ia menambahkan, dari 39.785  rumah yang didata, diketahui 38.249 rumah kondisinya baik. Sedangkan 1.536 rumah lainnya tercatat dalam kategori rawan kebakaran.

Dari hasil pendataan yang masuk dalam database Sudin Gulkarmat Jakarta Timur. Jika ada temuan rumah yang kondisinya dianggap rawan kebakaran maka akan dipasangi stiker.

"Stiker ini sebagai bentuk peringatan dini agar pemilik rumah segera memperbaikinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2073 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1048 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye949 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye943 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye898 personNurito