You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gulkarmat Jakut Simulasikan Evakuasi Gardu Induk PLN Plumpang
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Sudin Gulkarmat Jakut Simulasikan Evakuasi di Gardu Induk PLN Plumpang

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, menggelar simulasi evakuasi dan penanggulangan kebakaran di Gedung Gardu Induk PLN Plumpang, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Simulasi sekaligus membentuk tim MKKG agar dapat melakukan evakuasi secara aman,

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Satriadi Gunawan mengatakan, kegiatan diikuti 50  peserta terdiri dari jajaran direksi, karyawan dan tenaga pengamanan.

Antisipasi Kebakaran, Sudin Gulkarmat Jaktim Gelar Simulasi di Hotel Santika TMII

"Simulasi sekaligus membentuk tim MKKG agar dapat melakukan evakuasi secara aman," ujarnya, Rabu (30/10).

Dijelaskan Satriadi, tim MKKG yang dibentuk itu juga dilatih melakukan pemadaman kebakaran menggunakan APAR dan hidran. Dengan begitu, selain mampu melakukan evakuasi mereka juga diharap mampu melakukan penanganan dini kebakaran.

Diharapkan Satriadi, kegiatan ini bisa menciptakan kolaborasi pihaknya dengan PLN dan masyarakat sekitar yang peduli terhadap ancaman bahaya kebakaran.

"Diharapkan frekuensi dan dampak kebakaran di Jakarta utara bisa diminimalisir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11618 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1353 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1307 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1290 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye999 personBudhi Firmansyah Surapati