You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bandeng Presto Melati Berkembang Berkat Program PKT
photo Folmer - Beritajakarta.id

Bandeng Presto Melati Makin Berkembang Lewat Program PKT

Berawal dari hobi mengolah ikan bandeng sebagai lauk dalam hidangan keluarga, Siti Rohyati, akhirnya sukses merintis usaha kuliner dengan mengusung produk Bandeng Presto Melati.

Awalnya saya sekadar menerima orderan dari tetangga yang hendak hajatan.

Bandeng presto adalah olahan makanan tradisional dari Semarang. Proses pembuatan bandeng presto dengan cara memasak menggunakan uap air bertekanan tinggi sehingga menghasilkan daging yang empuk dan duri yang lunak.

Selain untuk konsumsi keluarga, ungkap Yati, dia membuat bandeng presto jika ada pesanan dari tetangga yang hendak menggelar hajatan. 

Geliat Bisnis Ikan Cupang Hias di Sentra Flona Semanan

Seiring perjalanan waktu, produk olahan bandeng presto dari ibu empat anak ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Akhirnya, Yati pun berani mengembangkan hobinya itu menjadi ladang bisnis.

Perempuan yang tinggal di Jalan Kedoya Raya Bhineka I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, akhirnya ikut program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang digelar Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat.

"Awalnya saya sekadar menerima orderan dari tetangga yang hendak hajatan. Setelah ikut program PKT, usaha penjualan produk makanan Bandeng Presto terus berkembang," ujar Yati, Jumat (8/11).

Selama mengikuti program PKT, Rohyati mengaku banyak menerima ilmu tentang cara mengolah makanan kuliner bandeng presto dengan citra rasa hotel berbintang.

"Saya ikuti seluruh tahapan mulai cara mengolah, mengemas, hingga teknik pemasaran online," ungkap perempuan berusia 64 tahun ini.

Ia bersyukur, kini usaha kuliner yang digelutinya makin berkembang dan banyak dikenal masyarakat.

"Saat ini, saya mampu menjual sekitar 600 kuintal produk bandeng presto yang dipesan konsumen dalam sebulan," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5202 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1836 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1775 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1732 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1564 personAnita Karyati