You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Peringatan Hari Kesehatan Nasional Digelar di Palmerah
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Palmerah Berlangsung Meriah

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat memperingati Hari Kesehatan Nasional dengan menggelar beragam kegiatan di Palmerah dari 12-14 November 2019.

Hari ini kami ajak masyarakat gowes sepeda, makan buah-buahan dan senam agar semua bisa sehat,

Kegiatan tersebut diawali dengan bersepeda dari Rumah Sakit Bakti Mulya menuju Museum Tekstil sembari membagikan buah kepada masyarakat dan ditutup senam bersama.

Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Kristy Wathini mengatakan, peringatan Hari Kesehatan Nasional digelar setiap tahun mulai dari tingkat kecamatan, provinsi hingga nasional. Pada momen ini, warga diajak menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan bersepeda dan mengonsumsi buah serta sayuran.

Tenaga Kesehatan DKI Terima Penghargaan dari Kemenkes RI

"Hari ini kami ajak masyarakat gowes sepeda, makan buah-buahan dan senam agar semua bisa sehat," ujarnya, Kamis (14/11).

Kepala Puskesmas Kecamatan Palmerah, Darus Sahmedi menuturkan, rangkaian kegiatan ini dimulai dengan kelas ibu hamil dan ditutup dengan bersepeda sekaligus membagikan buah-buahan.

"Hari ini ada sekitar 200 peserta yang terlibat dari unsur sekolah, kader kesehatan dan masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11218 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1340 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1273 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye985 personBudhi Firmansyah Surapati