You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 120 Guru PAUD di Jakut Diedukasi Panganan Bergizi dan Pola Asuh
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Guru PAUD di Jakut Diedukasi Penganan Bergizi

Biarkan anak-anak berkembang sesuai dengan kemampuannya. Ajarkan mereka untuk berinteraksi dengan sesama,

Sebanyak 120 guru dari 60 PAUD se-Jakarta Utara mengikuti sosialisasi program isi piringku dan pola asuh. Kegiatan bertujuan mengedukasi penganan bergizi dan pola asuh anak usia dini.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, materi panganan bergizi dan pola asuh harus masif diedukasi ke masyarakat sebagai upaya membangun generasi emas yang sehat dan cerdas.

126 Siwa PAUD Ikuti Lomba Mewarnai di RPTRA Bawang Putih

"Pengetahuan tentang gizi dan pola asuh juga harus dikuasai oleh orang yang berada di sekitar anak. Seperti guru PAUD yang memiliki akses ke orang tua balita," ujarnya, Rabu (20/11).

Ali berharap, para guru PAUD juga harus bisa bekerja sama dengan posyandu. Dengan begitu, tumbuh kembang balita benar-benar terpantau secara komprehensif.

Ali menegaskan, setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Karena itu, guru dan orang tua dimintanya mampu menelisik potensi serta menyiapkan media tumbuh yang baik agar anak bisa berkembang dengan maksimal.

"Biarkan anak-anak berkembang sesuai dengan kemampuannya. Ajarkan mereka untuk berinteraksi dengan sesama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6152 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati