You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PBB Setu Babakan Bakal Dijadikan Destinasi Wisata Unggulan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

PBB Setu Babakan Bakal Dijadikan Destinasi Wisata Unggulan

Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) akan terus mengembangkan PBB Setu Babakan di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi destinasi wisata unggulan.

Rencana induk atau masterplan,

Sebagai bagian dari upaya tersebut, diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Pengembangan Kawasan Perkambungan Budaya Betawi Setu Babakan.

Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta yang merupakan perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), SKPD/UKPD terkait, Lembaga Kebudayaan Betawi, Forum Jibang Perkampungan Budaya Betawi, budayawan, serta akademisi.

Menyantap Soto Betawi Terenak di Setu Babakan

Kepala UPK Perkampungan Budaya Betawi Disparbud DKI Jakarta, Rofiqoh mengatakan, FGD ini bertujuan menginventarisasi, menganalisa, merumuskan, dan menyusun batasan-batasan materi permasalahan untuk pengembangan kawasan PBB Setu Babakan.

Selain itu, sambungnya, FGD ini untuk mendapatkan informasi lengkap dan gambaran menyeluruh tentang PBB Setu Babakan. Sehingga, bisa menjadi bahan bagi perencanaan kegiatan pembangunan yang menjadi tupoksi di SKPD masing-masing.

"Hasil dari kajian ini mendorong rencana induk atau master plan pembangunan di PBB Setu Babakan secara komprehensif, tidak parsial. Tetapi, menjadi kesatuan yang terintegrasi melibatkan SKPD terkait sesuai tugas dan fungsi masing-masing," ujarnya, di lokasi FGD, salah satu hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

Rofiqoh merinci, rangkaian kegiatan pada FGD ini yakni, pemaparan para narasumber dari berbagai bidang, diskusi dan menghimpun masukan-masukan dari para peserta maupun SKPD, serta pembuatan rumusan hasil FGD.

Adapun materi yang diberikan dalam FGD ini seperti, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Lanskap PBB, Sejarah dan Budaya PBB, Lingkungan Sosial PBB, Tata Kota dan Arsitektur PBB.

"Melalui FGD ini kami ingin memecahkan dan menjawab berbagai permasalahan yang ada dalam pengembangan kawasan ke depan. Melalui kajian ini kita akan rekomendasi menjadi masukannya," terangnya.

Rofiqoh menjelaskan, FGD berikutnya dilaksanakan pada 3 Desember 2019 mendatang dan akan melibatkan masyarakat sekitar PBB Setu Babakan untuk menghimpun masukan-masukan terkait pembangunannya.

"Hari kedua masyarakat Setu Babakan kita minta pendapatnya dengan hasil kajian yang akan kita rekomendasikan. Nantinya, akan kita padukan dari pembahasan yang sekarang dan pembahasan nanti," ungkapnya.

Ia berharap, PBB Setu Babakan bisa menjadi destinasi unggulan di Jakarta yang berbudaya dan edukatif sehingga memberikan manfaat dan pengalaman tersendiri bagi pengunjung yang datang.

"Akses, atraksi, serta sarana dan prasarana harus baik sarprasnya baik, menjadi satu kesatuan dan tentunya menjadi referensi budaya Betawi. Bicara PBB itu pelestarian budaya dan ekonomi kreatif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5018 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye3003 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1800 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1790 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1749 personNurito