You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
12 Unit Pemadam Atasi Kebakaran di Setiabudi
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

12 Unit Pemadam Atasi Kebakaran di Setiabudi

Sebanyak 12 unit pemadam gabungan dari Sektor Tebet, Setiabudi, Mampang, Kalibata, dan Sektor Pasar Minggu, berhasil mengatasi api yang membakar 26 rumah kontrakan di Jalan HR Rasuna Said RT 010/04 Kelurahan Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (21/11) siang.

Api diketahui berasal dari lantai dua salah satu rumah kontrakan. Kemudian merambat ke rumah lainnya,

Nimun, perwira piket yang bertugas di lokasi kejadian mengatakan, petugas yang diturunkan terdiri dari lima unit pemadam dari Sektor Tebet, tiga unit Sektor Setiabudi, Sektor Mampang dan Kalibata masing-masing satu unit, dan dua unit pemadam dari Sektor Pasar Minggu.

Sudin Gulkarmat Jaksel Evakuasi Truk Terperosok

"Kami menerima laporan sekitar pukul 10.30. Kebakaran berhasil ditangani sekitar pukul 11.35," ujarnya.

Dugaan sementara, sambung Nimun, kebakaran disebabkan korsleting listrik dari salah satu rumah kontrakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena saat kejadian 53 penghuni rumah kontrakan tidak berada di tempat.

"Api diketahui berasal dari lantai dua salah satu rumah kontrakan. Kemudian merambat ke rumah lainnya. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 900 juta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11484 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1299 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1285 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye996 personBudhi Firmansyah Surapati