You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Nyok Hadir ke Pagelaran Budaya Betawi di Pulau Tidung
photo Suparni - Beritajakarta.id

Yuk, Kunjungi Pagelaran Budaya Betawi di Pulau Tidung

Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) DKI Jakarta bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan menggelar pagelaran budaya Betawi pada Sabtu (14/12).

Jadi tunggu apalagi, nyok kita hadiri dan ramaikan pagelaran budaya Betawi ini,

Kegiatan yang dihelat di lapangan sepakbola Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan tersebut bertujuan mengenalkan sekaligus melestarikan budaya Betawi kepada masyarakat.

Ketua Umum LKB DKI Jakarta, Beki Mardani mengatakan, pagelaran akan diramaikan dengan berbagai seni budaya Betawi dari mulai kuliner hingga kesenian lenong bersama seniman Lenong Betawi yang sudah dikenal di masyarakat.

Sanggar Ratnasari Terus Promosikan Seni Budaya Betawi ke Luar Negeri

"Jadi tunggu apalagi, nyok kita hadiri dan ramaikan pagelaran budaya Betawi ini," ujarnya, Kamis (12/12).

Dikatakan Beki, pagelaran budaya Betawi di Kepulauan Seribu tahun lalu digelar di Pulau Pari. Ke depan diharapkan kegiatan ini bisa rutin digelar di pulau-pulau permukiman lainnya.

Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi menambahkan, pihaknya menyambut positif hadirnya kesenian dan budaya Betawi di wilayahnya.

"Harapannya, warga senang dengan acaranya dan bisa semakin mengenal serta mencintai seni dan budaya Betawi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9942 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1309 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1225 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1188 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye956 personBudhi Firmansyah Surapati